Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Arduino Part 25. Sensor Getar - Shock Vibration sensor Module

Modul Sensor getar ini menggunakan sensor vibration type SW-420. Aplikasi sensor ini bisa dibuat menjadi alarm getar. Untuk membuat alarm getar membutuhkan Arduino, modul sensor getar dan buzzer. Alarm sensor getar ini dapat diaplikasikan untuk berbagai fungsi seperti pada alarm pengaman mobil/motor.

Jadi saat mobil atau motor sedang parkir digoyangkan maka alarm bisa berbunyi. Sensor ini bisa juga digunakan untuk mendeteksi gempa bumi, gerakan perpindahan atau getaran suatu benda/objek.

Spesifikasi

  • Sensor SW-420 normally close.
  • IC  LM393 untuk komparator tegangan
  • Dimensi (LxWxH) = 40 x 15 x 7 mm
  • Terdapat trimpot guna mengatur tingkat sensitifitas getaran
  • Tegangan catu daya 3,3 V – 5 Volt
  • Output dalam bentuk nilai digital yaitu HIGH (1) dan LOW (0)
  • Terdapat lampu LED indikator

 Skema rangkaian modul sensor getaran SW-420

Cara kerja modul

  • Jika tidak ada getaran, maka sensor getaran ini akan menghasilkan output digital =  LOW (0) dan lampu LED indikator pada modul akan ON.
  • Jika terdeteksi ada getaran, maka sensor getaran ini akan menghasilkan output = HIGH (1) dan lampu  LED indikator pada modul akan OFF.
  • Output digital dapat langsung dihubungkan ke mikrokontroller seperti arduino sehingga bisa mendeteksi nilai digital high dan low berdasarkan getaran.
  • Pada board Arduino uno akan membunyikan alarm jika sensor mendeteksi adanya getaran, pengembangan lebih lanjut bisa ditambahkan relay yang bisa ntuk menghidupkan atau mematikan peralatan listrik.

Cara pembuatan alarm sensor getaran

Alarm ini sering diaplikasikan pada remote pengaman pada kendaraan mobil atau motor. Jadi saat mobil sedang parkir dan dikunci menggunakan remote maka sensor getaran ini akan langsung aktif. Jika ada seseorang yang ingin masuk ke mobil atau ingin memindahkan motor maka gerakan ini akan menghasilkan getaran yang akan terdeteksi oleh sensor sehingga memabngkitkan bunyi alarm.

Untuk eksperimen kali ini kita membutuhkan alat dan bahan yaitu :

  • Arduino uno = 1 buah
  • Modul sensor getar = 1 buah
  • Buzzer = 1 buah
  • Kabel jumper male-famale = 5 buah
  • Laptop/Komputer

Setelah alat dan bahan telah lengkap maka silahkan rakit dan sambungkan kabel jumper sesuai skema rangkaian dibawah ini:

Setelah dirakit maka saatnya membuat program Arduinonya di laptop/komputer. Silahkan ketik sketch program dibawah ini:


// ------------------------------
// Sensor getar dengan alarm
// Oleh : Hendry Kurniawan
// www.elektronikahendry.com
// ------------------------------
 
const int SENSOR = 4;
int BUZZER = 3;
 
void setup()
{
  pinMode(SENSOR, INPUT);
  pinMode(BUZZER, OUTPUT);
  Serial.begin(9600);
}
 
void loop()
{
  // Baca sensor
  int dataSensor = digitalRead(SENSOR);
 
  if (dataSensor == 1)
  {
    Serial.println("ADA GETARAN");
    digitalWrite(BUZZER, HIGH);
    delay(50);
    digitalWrite(BUZZER, LOW);
    delay(50);
    digitalWrite(BUZZER, HIGH);
    delay(50);
    digitalWrite(BUZZER, LOW);
    delay(50);
    digitalWrite(BUZZER, HIGH);
    delay(50);
    digitalWrite(BUZZER, LOW);
    delay(50);
  }
  else
    Serial.println("AMAN");
  
  delay(100);
}

Setelah selesai maka silahkan verify dan upload ke board arduino uno. Lalu goyangkanlah sensor maka buzzer akan berbunyi seperti video di bawah ini :

Demikianlah pembahasan tentang sensor getaran yang bisa anda kembangkan lagi dan diaplikasikan sesuai kebutuhan. Jangan lupa untuk menuliskan komentarnya dibawah. Terimakasih.

Posting Komentar untuk "Arduino Part 25. Sensor Getar - Shock Vibration sensor Module"