Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Arduino Part 1. Pengertian Arduino

Arduino adalah suatu mikrokontroler yang sudah dibuat dalam bentuk board yang simpel dangan pemograman yang cukup mudah. 

Awalnya dibuat oleh perusahaan Smart Projects. Salah satu tokoh penciptanya adalah Massimo Banzi. Papan ini merupakan perangkat keras yang bersifat “open source” sehingga boleh dibuat dan dikembangkan oleh siapa saja.


Arduino Uno

sumber gambar : https://store.arduino.cc/usa/arduino-uno-rev3

Arduino dibuat dengan tujuan untuk memudahkan eksperimen atau perwujudan berbagai peralatan yang berbasis mikrokontroler, misalnya:

- Pemantauan ketinggi air di waduk,

- Pelacakan lokasi mobil,

- Penyiraman tanaman secara otomatis,

Pendeteksi keberadaan orang untuk pengambilan keputusan.

- Robot

- dll


Berbagai jenis board Arduino tersedia, antara lain Arduino Uno, Arduino Diecimila, Arduino Duemilanove, Arduino Leonardo, Arduino Mega, Arduino Nano, dan lain-lain. Walaupun ada berbagai jenis board Arduino, secara prinsip pemrograman yang diperlukan menyerupai. Hal yang membedakan adalah kelengkapan fasilitas dan pin-pin yang perlu digunakan.

Arduino Uno

Arduino Uno berukuran sebesar kartu kredit. Walaupun berukuran kecil seperti itu, papan tersebut mengandung mikrokontroler dan sejumlah input/output (I/O) yang memudahkan pemakai untuk mencipktakan berbagai proyek elektronika yang dikhususkan untuk menangani tujuan tertentu. 

Bagian-bagian di Arduino Uno adalah seperti pada gambar dibawah ini:

 

arduino uno

sumber gambar : https://store.arduino.cc/usa/arduino-uno-rev3

Penjelasan bagian masing-masing seperti berikut.

  • Port USB digunakan untuk menghubungkan Arduino Uno dengan komputer, melalui sepasang kabel USB.
  • Colokan catu daya Power Supply eksternal digunakan untuk memasok sumber daya listrik untuk Arduino Uno ketika tidak dihubungkan ke komputer. Sebaiknya tegangan power supply eksternal sekitar 9 Volt saja sudah cukup. Jika Arduino Uno dihubungkan ke komputer melalui kabel USB maka pasokan daya listrik diberi oleh komputer sebesar 5 Volt.
  • Pin digital mempunyai label 0 sampai dengan 13. Disebut pin digital karena mempunyai isyarat digital, yakni berupa 0 atau 1. Dalam praktik, nilai 0 (low) dinyatakan dengan tegangan 0 V dan nilai 1 (high) dinyatakan dengan tegangan 5V.
  • Pin input analog merupakan input tegangan analog yang bisa diberi tegangan sebesar 0 Volt s.d 5 Volt DC. Di dalam program maka perubahan nilai tegangan input analog akan diubah menjadi nilai yang berkisar antara 0 sampai dengan 1023.
  • Mikrokontroler yang digunakan di Arduino Uno adalah Atmega328.
  • Ada dua pin yang digunakan untuk memasok catu daya ke komponen elektronis yang digunakan dalam menangani proyek, misalnya sensor gas, sensor jarak, dan relai. Tegangan yang tersedia adalah 3,3 V dan 5 V. Komponen-komponen elektronis yang diberi tegnagan oleh Arduino Uno adalah yang memerlukan arus kecil. Sebagai contoh, motor DC yang menarik arus lebih dari 500mA harus menggunakan catu daya tersendiri.
  • Ardunio Uno dilengkapi dengan static random-access memory (SRAM) berukuran 2KB untuk memegang data Flash memory berukuran 32KB, dan erasable programmable read-only memory (EEPROM). SRAM digunakan untuk menampung data atau hasil pemrosesan data selama Arduino menerima pasokan catu daya. Flash memory  untuk menaruh program yang anda buat. EEPROM digunakan untuk menaruh program bawaan dari Arduino Uno dan sebagian lagi dapat dimanfaatkan untuk menruh data milik anda secara permanen.

Kelebihan Arduino :

  • Open source, dengan yang artinya kita bebas menggunakan aplikasi progam Arduino dan dibolehkan membuat tiruan board yang kompatibel dengan board Arduino tanpa harus membeli board original buatan Italy.
  • Tidak memerlukan Modul tambahan bootloader (chip programmer)/USB downloader khusus yang berfungsi untuk memproses uploading script program arduino dari komputer.
  • Koneksi USB sehingga mudah menghubungkan Arduino ke PC atau laptop yang tidak memiliki port serial.
  • Fasilitas fitur yang cukup lengkap (antara lain PWM, input/output digital, komunikasi serial, input analog, timer, interupt, SPI dan I2C), sehingga bisa digabungkan bersama modul atau alat lain dengan protokol yang berbeda-beda.
  • Ukuran board Arduino yang relatif kecil, serta mudah di bawah kemana-mana.
  • Bahasa pemrograman menggunakan C++ sehingga relatif lebih mudah
  • Librarynya cukup banyak dan bisa ditambah sesuai kebutuhan sesuai device, sensor, actuator yang digunakan.

Catatan: Mengingat dalam tulisan ini, hanya menggunaka Arduino Uno maka Anda perlu menyesuaikan diri sekiranya papan mikrokontroler yang anda gunakan bukanlah Arduino Uno dan pada pembahasan lebih lanjut maka Arduino Uno sering hanya disebut sebagai Arduino.

Hubungan Arduino ke Komputer

Pemrograman Arduino dilakukan melalui komputer. Oleh karena itu, langkah awal yang perlu dilakukan kalau mau memprogram Arduino adalah menghubungkan papan tersebut ke komputer. Hubungan Arduino ke computer melalui port USB computer. Kabel USB untuk Arduino Uno R3 bisa menggunakan kabel USB seperti gambar di bawah ini:

 

kabel usb arduino

Untuk melihat bahwa hubungan tersebut sudah berjalan dengan baik, maka bisa dicek pada 2 buah lampu berikut ini:

Lampu kecil berlabel ON akan menyala;

Lampu kecil yang terhubung pin 13 akan berkedip-kedip.

Kedua lampu tersebut diperlihatkan di gambar di bawah ini:

 

arduino
sumber gambar : https://store.arduino.cc/usa/arduino-uno-rev3

Setelah kedua lampu tersebut sesuai dengan yang dijelaskan, maka pembuatan program Arduino sudah dapat dilaksanakan.

 

Instalasi Program untuk Membuat Program Arduino

Program yang digunakan untuk membuat program Arduino dinamakan Arduino Integrated Develoment Environment (Arduino IDE). Program tersebut dapat dapat diundah secara gratis di situs www.arduino.cc.

Prosedur untuk mengistal program tersebut sebagai berikut:

1. Software IDE Arduino dapat di download di https://www.arduino.cc/en/Main/Software pilih Windows Installer paling atas, kemudian akan tampil pilihan Download, Just Download atau Contribute dan Download untuk donasi

 

arduino ide

2. Jika sudah berhasil download maka klik ganda pada file arduino yang sudah didownload.

 

3. Klik tombol YES saat muncul kotak dialog User Account Control. 

 

4. Klik pada tombol (I Agree). 

 

i agree arduino

 

5.  Klik pada tombol (Next). Tampilan seperti terlihat di Gambar akan terlihat.

 

 

setup arduino


6.  Klik pada tombol Install. Tampilan seperti di Gambar akan terlihat

 

install arduino

 

7. Tunggu sampai hasil seperti di Gambar terlihat. Konfirmasi untuk menginstall semua Driver Arduino

install driver arduino

install driver arduino

8.  Kemudian, tunggu hingga complete seperti gambar berikut. lalu pilih close


install arduino


Instalasi telah selesai maka bisa dilakukan pengecekan koneksi board Arduino dengan komputer. Hubungkan antara board Arduino dengan komputer melalui kabel USB. Lalu cek pada Device Manager maka akan menampilkan gambar seperti dibawah ini :

 

port arduino

Pada setiap komputer bisa saja COM nya berbeda-beda tetapi tidak masalah yang penting board Arduino sudah terdeteksi dengan baik pada komputer. Kalau sudah seperti ini maka bisa dilanjukan dengan membuat programnya.

Untuk lebih jelasnya bisa ditonton pada video berikut ini :

sumber video : https://www.youtube.com/watch?v=wJ9cihPILls&t=38s

Jangan lupa untuk berlangganan blog ini dan tuliskan pada komentar di bawahnya.

2 komentar untuk "Arduino Part 1. Pengertian Arduino"

  1. pak apa perbedaan antara arduino dengan raspberry pi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau arduino merupakan mikrokontroller yang umumnya dihubungkan dengan perangkat keras lain seperti sensor, LED, motor servo dll sehingga spesifikasinya dan memorinya lebih rendah dibanding dengan raspberry. Raspberry sudah seperti layaknya komputer mini yang sudah menggunakan sistem operasi seperti linux ataupun windows

      Hapus